Berita Terbaru – Ketetapan Inggris keluar dari Uni Eropa ( Brexit) membuat beberapa ketentuan lain masalah perdagangan bebas biaya sah mati. Menteri Kabinet Michael Gove menjelaskan, pemerintah Inggris merencanakan “tundukkan” beberapa barang dari Uni Eropa yang hadir ke Inggris mulai akhir 2020 buat mengatur tepian.

Bagaimana Nasib Hukum Perdagangan Antara Uni Eropa Dan Inggris, Setelah Brexit

Pengakuan itu adalah signal perdagangan tanpa ada biaya di beberapa negara lokasi yang terhimpun Uni Eropa sah mati untuk Inggris, yang sudah keluar dari Uni Eropa. Berarti mungkin, ke-2 lokasi tidak lepas dari ketentuan bea cukai dan lain-lain.

“Inggris akan ada di luar pasar tunggal Uni Eropa serta di luar serikat pabean, jadi kami harus siap untuk mekanisme bea cukai serta kontrol ketentuan yang pasti ikuti,” kata Gove diambil CNN, Rabu (12/2/2020). Gove menjelaskan, golongan usaha harus menyiapkan kontrol import pada barang yang bergerak di antara Inggris serta Uni Eropa saat periode peralihan Brexit selesai pada tanggal 31 Desember. Ia katakan, pedagang akan disuruh menyerahkan deklarasi pabean serta pengiriman akan lewat step peninjauan.

Cek tepian itu dapat bermakna penangguhan serta akan makin banyak birokrasi untuk usaha Inggris atau perusahaan asing yang lakukan usaha di Inggris, yang sudah menanggung derita hampir empat tahun ketidakpastian mengenai Brexit. Berdasar data ditempat, ekonomi Inggris serta tidak tumbuh benar-benar sepanjang 3 bulan paling akhir tahun 2019, serta investasi usaha sudah berhenti semenjak referendum Juni 2016.

Sebenarnya, pemerintah Inggris telah lama tahu keluarnya Inggris akan tinggalkan pasar tunggal Uni Eropa, hingga ketentuan kepabeanan akan ikuti setelah itu. Tetapi diduga, beberapa petinggi Inggris tidak tahu efek tentu buat usaha yang akan ikuti jalur kepabeanan itu. Bekas Pertama Menteri Theresa May, contohnya, berupaya untuk membicarakan persetujuan dengan Brussels yang akan menjaga perdagangan tanpa ada biaya, sambil bawa Inggris keluar dari Uni Eropa.

Selain itu kepala perunding Brexit untuk Uni Eropa, Michel Barnier menjelaskan, skema perdagangan dengan biaya kepabeanan memang akan bertambah jadi hasil keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Cek peninjauan produk di tepian pasti akan dibutuhkan, baik untuk makanan atau hewan hidup untuk pastikan Inggris penuhi standard produksi UE.

“Inggris sudah pilih menjadi negara ke-3. Ia sudah pilih untuk membuat dua ruangan peraturan. Ini membuat perdagangan tanpa ada gesekan (biaya) jadi mustahil. Hal tersebut membuat kontrol benar-benar dibutuhkan,” katanya.