Berita Terbaru – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, akui tidak dapat pilih Valentino Rossi atau Marc Marquez yang memiliki hak memiliki status jadi pembalap paling baik di dunia jet balap roda dua itu. Pengakuan itu mengacu pada keduanya yang sekarang jadi simbol MotoGP dan kuatnya persaingan di antara ke-2 pembalap beda pabrikan itu.

Para Pengamat MotoGP Masih Belum Bisa Tentukan Pembalap Terbaik Diantara Rossi Dan Marquez

Rossi adalah pembalap veteran untuk tempat sekelas MotoGP. Tetapi, perolehan gelarnya jadikan dia seorang legenda balap. Sampai sekarang Valentino Rossi telah menyapu 9 titel juara dunia semenjak dia mengawali kiprah bersama dengan Aprilia di kelas 125cc (saat ini Moto3).

Tujuh gelar dicapai waktu ia bersaing di kelas MotoGP, tiga gelar bersama dengan Honda serta empat gelar bersama dengan Yamaha. Tidak hanya titel juara dunia, profesi panjang Rossi membuat ia jadi aktor riwayat perubahan serta perubahan-perubahan yang berlangsung di dunia MotoGP.

Diantaranya ialah peraturan masalah detail motor. Dari bermesin 2-tak 500cc waktu Rossi kiprah di kelas MotoGP pada 2000, berubah ke mesin 4-tak 990cc pada 2002 sampai 2006, lantas ke 800cc pada 2007-2012, serta 1000cc semenjak 2013 sampai saat ini.

Di lain sisi, Marquez yang masih setia membalap bersama dengan Repsol Honda melekat ketat perolehan Rossi. Semenjak jalani kiprahnya di kelas 125cc pada musim 2008, pembalap asal Spanyol itu telah mendapatkan keseluruhan delapan titel juara dunia. Serta, semenjak naik ke kelas penting MotoGP pada 2013, Marquez hampir tidak pernah tidak berhasil jadi juara dunia. Cuma pada musm 2015, rider berumur 26 tahun itu tempati rangking ke-3 klassemen akhir.

Persaingan dari bagian prestasi di antara Valentino Rossi serta Marc Marquez itu ikut menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang lebih hebat antara keduanya. Bukannya temukan satu jawaban atas pertanyaan itu, pengamat MotoGP, Carlo Pernat, tidak dapat bicara banyak akan hal itu.

“Saya tidak dapat menjelaskan siapa yang lebih kuat di antara Marc Marquez serta Valentino Rossi,” kata Pernat, dikutip BolaSport dari Tuttomotoriweb.

Pria berumur 71 tahun itu akui lebih senang lihat persaingan Rossi serta Marquez waktu mereka ada pada umur sama. “Tetapi, saya akan senang waktu lihat persaingan di antara Rossi serta Marquez waktu keduanya saling berumur 25 tahun atau 40 tahun,” kata Pernat akhiri.