Berita Terbaru – Bekas bek kanan Tim nasional Indonesia, Beny Wahyudi, sampai sekarang masih berstatus bebas club. Ia tidak meneruskan kontrak bersama dengan teamnya musim kemarin, PSM Makassar. Setatusnnya yang masih belum tentukan tim mana yang akan dia bela musim depan ini memang mencuri perhatian.

Sampai Sekarang Beny Wahyudi Belum Memilih Klub Mana Yang Dia Akan Bela Musim Depan

Sekarang Beny Wahyudi masih asik isi waktunya di Malang dengan latihan serta turut bermain dengan pemain profesional yang lain yang sedang berlibur. Pada Selasa (14/1/2020), ia turut bermain dengan club lokal, Dokjreng FC, mengadakan pertandingan amal menantang UMM Legend di Stadion Gajayana, Malang.

“Saat ini turut main sekaligus juga menjaga keadaan dengan rekan-rekan seprofesi di Malang. Hebat sebab telah lama tidak berjumpa. Jadi, sekalian cerita-cerita waktu ketemuan pada saat libur persaingan semacam ini,” tuturnya. Kebetulan, ia berjumpa dengan pemain senior Malang yang lain, seperti Ahmad Bustomi, Juan Revi, serta yang lain.

Tentang waktu depannya, Beny akui belum juga deal dengan club mana saja. Memang beberapa ada yang memberi penawaran, tetapi diakuinya belum juga pas. “Salah satunya pertimbangannya, saya ingin dekat sama keluarga. Ada sich penawaran, tetapi belum juga cocok saja,” katanya.

Waktu menguatkan PSM, Beny Wahyudi mendapatkan pengalaman bela club paling jauh selama profesinya. Awalnya, pemain 33 tahun itu cuma bermain untuk club Jawa Timur, seperti Persewangi Banyuwangi, Arema, Deltras Sidoarjo, serta Madura United.

“Tempo hari memang club paling jauh saya. Ya, ingin kembali dekat sama keluarga saat ini,” sambungnya. Beny Wahyudi dipandang masih punya daya tarik untuk club besar Liga 1. Walau usianya tidak muda , ia masih jadi pilihan penting di PSM musim kemarin. Disamping itu, ia masih jadi sisi Tim nasional Indonesia senior pada Piala AFF 2016 serta tahun 2017.

Sebetulnya, ada Arema yang disebut club kampung halamannya. Tapi, pelatih baru Mario Gomez nampaknya pilih beberapa pemain muda, seumpama Syaiful Indra serta Ganjar Mukti. “Arema yang tidak ingin sama saya. Mudah-mudahan kelak bisa club seperti Real Madrid,” gurau Beny.