Berita Terbaru – Faksi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) akui belum terima info tekait sangkaan korupsi di badan perusahaan asuransi punya negara, PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PT Asabri Persero). Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjelaskan, KPK akan berupaya cari tahu info itu sebab sangkaan itu diutarakan oleh Menko Polhukam Mahfud Md. “Kami belum memiliki informasi mengenai ini.

Ini Menurut Mahfud MD Perihal Adannya Korupsi Di PT Asabri

Tetapi sebab pengakuan ini ada dari figur Menko Polhukam, tentunya KPK akan coba cari serta kumpulkan data mengenai ini,” kata Nawawi pada wartawan, Jumat (10/1/2020). Menurut Nawawi, KPK akan cari info itu lewat Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) atau beberapa sumber lain.

Tentang peluang KPK menyelidik sangkaan ini, Nawawi menyebutkan hal tersebut benar-benar tergantung dari hasil pengumpulan data yang dikerjakan KPK. “Jika memang bertemu tentunya akan dilakukan tindakan dngan penyidikan. Namanya Komisi ‘Pemberantasan’ Korupsi, lucu kan jika hanya dikumpulin datanya terus dipendam,” tutur

Nawawi. Rumor terdapatnya sangkaan korupsi di PT Asabri diutarakan Menteri Koordinator Bagian Politik, Hukum, serta Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. “Saya dengar ada rumor korupsi di Asabri yang kemungkinan itu tidak kalah fantastisnya dengan masalah Jiwasraya, di atas Rp 10 triliun,” tutur Mahfud pada mass media di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Mahfud menjelaskan, awalnya sempat juga berlangsung terdapatnya tindak pidana korupsi di badan Asabri. Itu berlangsung saat dianya memegang Menteri Pertahanan di masa Presiden ke empat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Waktu itu, penemuan tindak pidana korupsi di Asabri langsung selesai ke proses hukum.

Akan tetapi, Mahfud bingung sebab sangkaan korupsi masih berlangsung di Asabri. “Dahulu waktu saya jadi Menteri Pertahanan, ada korupsinya untuk diadili, kok saat ini ada dalam jumlahnya yg besar sekali,” kata Mahfud.

Terpisah, Menteri Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) Erick Thohir belum ingin banyak komentar waktu ditanyai masalah portofolio saham punya PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) yang alami penurunan sebesar 90 %.

“Saya belum siap bicara masalah Asabri sebab belum mengetahui,” tutur Erick di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (10/1/2020). Asabri sendiri dibangun pada 1 Agustus 1971. Asabri adalah perusahaan asuransi sosial serta pembayaran pensiunan buat prajurit TNI, Polri, sampai PNS.