Berita Terbaru – Kalian tentu pernah dengar seseorang yang menggambarkan dirinya sebagai seorang yang introvert ataupun ekstrovert. Tetapi apa kalian sudah mengetahui apa pengertian dan ketidaksamaan dari masing-masing kepribadian ini? Kepribadian kalian dapat memastikan bagaimana kalian berhubungan dan bereaksi pada dunia di sekitar kalian.

Mengenal Apa Itu Kepribadian Introvert Dan Juga Ekstrovert

Kalian dapat tahu type kepribadian kalian dengan lakukan tes kepribadian dengan online. Karena itu, jangan melabeli diri kita jadi satu orang introvert, ekstrovert, atau ambivert. Berikut pengertian serta ketidaksamaan ketiganya yang dirangkum wartawan:

  1. Introvert

Ide introvert serta ekstrovert pertama-tama dicetuskan oleh psikiater asal Swiss bernama Carl Jung. Dia yakin jika sebagian orang dapat memperoleh daya dari dunia external (ekstrovert) serta yang lain memperoleh daya dari dunia internal (introvert). Pengertian introvert sendiri ialah satu orang yang dapat menyerap daya saat sedang sendiri pilih ketenangan untuk refleksi. Mereka tidak menampik habiskan waktu bersama dengan satu atau dua orang terdekatnya.

Mereka terkadang memerlukan waktu menyendiri untuk memulihkan dayanya sesudah berhubungan di lingkungan sosialnya. Mereka condong tidak senang omongan basa-basi, serta lebih pilih pembicaraan yang lebih bermakna. Berikut beberapa ciri kepribadian introvert yang lain yang butuh kalian tahu:

  • Pilih kerja sendiri. Bila kalian merasakan kerja barisan terlalu berlebih, pertanda kalian ialah satu orang introvert. Orang introvert umumnya kerja lebih efisien saat mereka kerja sendiri sebab dapat lebih konsentrasi.
  • Introspektif serta ingin tahu. Sebelum berencana suatu hal, umumnya satu orang introvert pilih untuk memikirkannya dengan masak terlebih dulu.
  • Langkah berpikir orang introvert memang lebih internal. Skema berpikir ini yang menggerakkan mereka untuk banyak lakukan analisa serta refleksi diri kita.
  • Seringkali didakwa melamun. Orang introvert umumnya melarikan diri dari kondisi di sekelilingnya dengan melamun atau biarkan pemikiran mereka bebas berkeliaran.
  • Pilih menulis dibandingkan bicara. Orang introvert lebih pilih untuk tuangkan pikirannya melalui tulisan dibanding lisan, ditambah lagi bila mereka tidak sedang siap. Ekstrovert

2. Ekstrovert

Ekstrovert seringkali didefinisikan jadi “life of the party”. Mereka benar-benar tertarik dengan hubungan sosial, serta dapat ambil daya dari kondisi itu.

Pakar saraf menjelaskan ekstrovert lebih responsive pada stimulasi di luar sebab otak mereka keluarkan makin banyak dopamine ditengah-tengah kondisi sosial. Dopamine sendiri ialah senyawa kimia di otak yang mengakibatkan rasa suka serta senang. Berikut beberapa ciri kepribadian ekstrovert yang lain:

  • Tidak senang menyendiri. Ekstrovert tidak senang menyendiri sebab mereka merasakan kondisi itu malah kuras daya mereka. Mereka isi lagi daya malah dengan ada ditengah-tengah banyak orang.
  • Suka ada ditengah-tengah banyak orang. Lain dengan introvert, ekstrovert malah merasakan nyaman bergabung dalam barisan besar. Mereka serta tidak enggan jadi pemimpin di kerja barisan serta pekerjaan sosial sesudah kerja.
  • Mempunyai banyak rekan. Orang ekstrovert lebih gampang memperoleh rekan baru sebab mereka merasakan nyaman dengan daya orang lain. Mereka mempunyai jaringan sosial yang luas dengan beberapa kenalan.
  • Outgoing serta optimistis. Ekstrovert terkadang dikatakan sebagai orang yang bahagia, positif, ceria, serta ramah. Mereka jarang-jarang begitu pikirkan kesusahan dalam kehidupan.
  • Tidak cemas dengan efek. Orang ekstrovert terkadang senang bertindak yang beresiko. Bila aksi itu sukses serta risikonya terbayarkan, mereka akan merasakan benar-benar senang.