Berita Terbaru – Nama Mulan Jameela, anggota DPR dari Fraksi Gerindra kembali ramai dibicarakan publik. Hal tersebut karena kisah pendidikan Mulan Jameela yang dia menempuh di Sekolah Fundamen serta tercantum di situs dpr.go.id cuma ditempuh dalam tempo 3 tahun saja, yaitu persisnya di SDN Malangbong tahun 1988-1991.

Penyanyi Mulan Jameela barpose sebelum mengikuti pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Pada Minggu (3/11/2019), situs dpr.go.id berisi kisah pendidikan Mulan di SDN Malangbong masih 3 tahun yaitu 1988-1991, tetapi Selasa (5/11/2019) kisah pendidikan itu sudah diperbaharui jadi 1985-1991 atau 6 tahun.Waktu di konfirmasi, Kepala Biro Kabar berita Parlemen Hani Tahapari menjelaskan data pendidikan Sekolah Fundamen Mulan Jameela yang sempat tercatat 3 tahun kemarin menjadi 6 tahun bukan hal yang disengaja.

Salah Tulis Menurut dia, hal itu adalah hanya hanya human error. “Salah tulis saja, maklumlah, kita hanya manusia biasa,” tutur Hani waktu dihubungi wartawan, Selasa (5/11/2019). Hani juga telah memeriksa pada pihak yang ditugaskan untuk meng-upload data itu jika memang benar cuma salah tulis.

Diluar itu tambah ia, tidak ada faktor apa pun dalam kekeliruan tulis itu. Waktu disinggung berkaitan kebenaran kisah pendidikan Mulan Jameela, paparnya seperti yang telah diperbaharui. “Data yang telah diperbaharui di web kami, itu yang paling benar serta bisa jadikan info,” sambungnya.

Saat diberi pertanyaan masalah benarkah pendidikan Mulan Jameela cuma sampai tahap Sekolah Menengah Atas (SMA), Hani tidak menyanggah hal tersebut. Menurutnya, data yang tertera di situs punya DPR itu telah yang paling valid.

“Jika yang dipersoalkan masalah pendidikan paling akhir cuma SMA, kan peraturannya memang minimum dari SMA,” jelas ia. Selanjutnya dia memberikan tambahan, jika ada yang menanyakan pendidikan minimum harus S2, itu ditujukan untuk tenaga pakar.

Merilis dari Ketentuan Komisi Penentuan Umum Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 mengenai penyalonan anggota DPR, DPRD Propinsi serta DPRD Kabupaten/Kota, sudah ditata beberapa kriteria terhitung berkaitan masalah Pendidikan. Dalam ketentuan itu disebut pendidikan satu orang anggota DPR, DPRD Propinsi serta DPRD Kabupaten/Kota pendidikan terendah ialah tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), atau sekolah lain yang sederajat. Berarti tidak ada larangan lulusan SMA menjadi anggota dewan.

Mulan Jameela sah jadi anggota DPR-RI periode 2019-2024 selesai dikukuhkan pada Selasa (1/10/2019). Ditetapkannya Mulan Jameela jadi anggota DPR lewat proses panjang, sebab wanita yang mengawali profesinya jadi artis ini harus lewat tuntutan Partai Gerindra serta menggeser posisi dua koleganya. Kesuksesan Mulan ke Senayan juga sempat jadi perhatian publik. Serta dia sempat ditunjuk jadi perekor (perebut bangku orang).