Berita Terbaru – Sebuah keputusan atau peryataan mengejutkan datang dari dunia MotoGp.Pembalab asal Perancis, Johann Zarco, telah putuskan berhenti dari ajang MotoGP 2019. Zarco tidak mengakhiri delapan seri sisa sesudah putuskan ingin akhiri kontraknya lebih cepat dengan team KTM. Zarco sebetulnya dikontrak KTM sampai akhir 2020.

Mesiki Masih Ada Race Yang Tersisa Johann Zarco Ambil Keputusan Mengejutkan

Tetapi, rasa frustrasi akan performnya yang tidak segera membaik membuat Zarco tidak kuat untuk terus bertahan. Tetapi, laporan paling baru mengatakan Zarco punya potensi untuk kembali pada MotoGP di tiga seri sisa. Dia diberitakan akan turun bersama dengan salah satunya team satelit di MotoGP, LCR Honda, gantikan tempat Takaaki Nakagami.

MotoGP 2019 masih tersisa empat seri, semasing Jepang, Australia, Malaysia, serta Valencia. Nakagami diadukan alami luka pundak sama dengan yang pernah dirasakan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, musim kemarin.

Bukti jika pemulihan Marquez lebih lamban serta lebih susah dari yang diinginkan sudah menggerakkan Nakagami untuk percepat operasinya sesudah balapan MotoGP Jepang di Circuit Motegi, 20 Oktober akan datang. Oleh karenanya, bos team LCR, Lucio Cecchinello memerlukan pembalap alternatif.

Zarco direncanakan akan ambil peranan itu di Australia, Malaysia, serta Valencia. LCR serta Honda masih menampik memberi komentar info itu. Tetapi, satu pengakuan yang dengan sah memverifikasi tampilan Zarco direncanakan akan dikeluarkan dalam beberapa waktu ke depan.

Walau Zarco masih terjalin kontrak dengan KTM sampai akhir 2019, Pit Beirer, kepala divisi balap KTM, menjelaskan belakangan ini jika ia tidak keberatan bekas pebalapnya itu turun dengan motor lain sebelum 2020. Zarco direncanakan akan kembali pada Yamaha pada musim 2020 jadi pembalap penguji. Saat bela team Tech3 Yamaha pada musim 2018, Zarco pernah jadi target Honda untuk diduetkan dengan Marc Marquez.

Tetapi, Zarco saat itu lebih pilih KTM. Waktu in, Honda tengah hadapi dilema atas perform Jorge Lorenzo. Lorenzo dikontrak oleh Repsol Honda sampai akhir 2020. Tetapi, performnya tidak segera lebih baik sampai sekarang. Nakagami diperkirakan akan dipertahankan LCR sampai tahun 2020, tapi kesepakatannya belum usai.