Berita Terbaru – Sebagai klub yang memiliki sejarah panjang Man United yang akhir akhir ini tampil sangat buruk tentu saja selalu menjadi sorotan. Apalagi fans fans dari klub rival rival Man United. Seperti Fans dari Man City fans dari Arsenal, dan fan dari Liverpool. Tidak henti hentinnya menghina permainan buruk yang sendang di tampilkan Man United.

Man United Menjadi Kandidat Tim Yang Akan Degradasi Ke Kasta Kedua Persepakbolaan Liga Inggris

Yang paling baru adalah Man United dikatan menjadi kandidat club yang akan terdegradasi di akhir kompetisi Liga inggris, kelas paling atas Liga Inggris, musim 2019-2020. Man United belum dapat keluar dari masa masa suram yang sedang mereka hadapi. Seusai musim kemarin tidak berhasil keseluruhan dengan finish ke enam, Man United masih terseok-seok di Liga Inggris musim ini.

Dari delapan laga yang sudah dijalani, Man United hanya menang kali, tiga seri, serta tiga kalah. Mengakibatkan, club berjulukan The Red Devils itu tececer di rangking ke-12. Mereka baru kumpulkan sembilan point, cuma memiliki jarak dua angka dari Everton yang berada di rangking ke-18, atau batas akhir zone kemunduran.

Ini adalah start terjelek Man United semenjak 30 tahun kemarin, persisnya musim 1989-1990. Jeleknya tampilan Man United hingga jadi pemkajian salah satunya program di ESPN. Acara itu mengulas tim-tim yang punya potensi terdegradasi dari Premier League musim ini, serta Man United terhitung salah satunya salah satunya.

Man United disebutkan akan bertanding dengan sembilan calon yang lain, yaitu Sheffield United, Newcastle United, Watford, Bournemouth, Brighton and Hove Albion, Norwich City, Southampton, Aston Villa, serta Everton, untuk selamatkan diri dari intimidasi kemunduran. “Mereka dalam pertarungan kemunduran,” kata pundit ESPN, Alejando Moreno. “Semua dari mereka serta itu terhitung Man United. Baru delapan laga, tapi ada fakta buat mereka untuk cemas akan intimidasi kemunduran,” tuturnya.

Ini tentu saja menjadi peringatan keras buat Man united. Bila Man United tidak selekasnya berbenah, mereka dapat mengulang “prestasi” pada 1973-1974. Man United yang waktu itu diarsiteki Tommy Docherty harus turun ke persaingan kelas ke-2.