Berita Terbaru – Bekas bek tim nasional Brasil, Roberto Carlos, bercerita pengalamannya bersama dengan eks teman setimnya, Ronaldo Luis Nazario de Lima. Carlos serta Ronaldo sama-sama bela tim nasional Brasil pada masa yang sama. Kedua-duanya sempat juga bermain bersama dengan di Real Madrid.

Kisah Lucu Roberto Carlos Saat Bersama Ronaldo

Menurut Carlos, beberapa hal gila yang dilakukan dengan Ronaldo. Walau tidak merinci, Carlos menyebutkan dianya selalu jadi teman sekamar Ronaldo. “Saya berjumpa Ronaldo pada 1993 serta mulai saat itu kami senantiasa berbagi kamar,” kata Carlos pada tv Portugal, seperti diambil oleh AS.

“Saya seringkali tidur dengan Ronaldo dibanding istri sendiri!” tutur Carlos. Carlos akui masih sering mengingat kembali saat-saat kebersamannya dengan Ronaldo itu. “Ini hari saat saya lihat ke belakang, saya fikir bagaimana mungkin kami dapat habiskan sangat banyak kegilaan?” lanjut Carlos.

Carlos selanjutnya bercerita kebiasannya melancong dengan jet pribadi dengan Ronaldo ke satu tempat. Menurut Carlos, terminal pribadi di Lapangan terbang Barajas, Madrid, diisi beberapa pesawat jet pribadi dari beberapa pemain bintang Madrid yang lain, dari mulai David Beckham, Luis Figo, serta Zinedine Zidane.

“Saya biasa berdoa waktu laga hari Sabtu agar saya dapat pergi ke Formula 1 di hari Minggu,” tutur Carlos. Selanjutnya, Carlos bercerita beberapa pelatih Madrid “seumur jagung”, yang tidak tahan lama, karena tidak dapat beradaptasi dengan rutinitas beberapa pemain.

Dia selanjutnya memberikan contoh Jose Antonio Camacho. Menurut Carlos, beberapa pemain Real Madrid tetap dapat mengurus kondisi secara baik sampai situasi rukun. Tetapi, hal itu yang dinilai tidak dapat dikerjakan oleh Camacho. Camacho tertera cuma bertahan di Madrid dalam hitungan hari, yaitu seputar 10 hari.

“Ia hadir ke ruangan ubah, menegur kebanyakan orang dengan benar-benar serius, lalu mengatakan ‘Saya ingin kebanyakan orang di sini untuk latihan esok pagi jam 07.00’,” tutur Carlos. “Kami umumnya berlatih jam 10.30. Kami bicara dengannya untuk coba membuat merubah waktu. Kami mempunyai rutinitas kami,” kata Carlos.

Tidak hanya Camacho, pelatih lain yang berusia pendek ialah Vanderlei Luxemburgo. Carlos menyebutkan pelatih dari Brasil itu pernah keluarkan kebijaksanaan batasi akses pemain ke tempat minum bir serta anggur sebelum laga.

“Ronaldo serta saya menjelaskan padanya, ‘Profesor, beberapa orang di sini mempunyai rutinitas mereka, Anda akan memandangnya, tapi jangan coba mengubahnya’,” kata Carlos. “Jangan ambil anggur dari meja atau hentikan bir sebelum makan malam atau Anda akan temukan permasalahan,” tuturnya. “Apa yang ia kerjakan? Pertama ia ambil anggur, lalu ia melarang bir. Ia bertahan tiga bulan,” kata Carlos.