Berita Terbaru – Ashley Kuzma, seseorang wanita di Pennsylvania, Amerika Serikat, menulis sendiri obituarinya sebelum kritis serta wafat karena kanker di umur 32 tahun. Dalam tulisan itu, wanita berparas cantik itu share pesan mengenai bagaimana semestinya orang jalani kehidupan.

Ini Dia Wanita Pertama Yang Menulis Obituarinnya Sebelum Dibunuh Oleh Kanker

“Kalian harus berhenti pikirkan beberapa masalah tidak penting dalam kehidupan yang mengakibatkan depresi.” “Lakukanlah apa yang penting buat diri kamu. Enjoy serta nikmati hari-hari bersama dengan mereka yang berada di sekitar mu.” Bagitu bunyi tulisan Ashley Kuzma yang kerja jadi guru, dalam obituari yang diterbitkan minggu lalu di the Erie Times. “Lihat , apa yang paling bernilai dalam hidupmu?” tulisnya.

“Karena, selanjutnya cuma itu sebagai hal penting.” Kuzma wafat pada 22 September 2019 sesudah kanker laring yang dideritanya kumat. Wanita ini pertama-tama didiagnosis menanggung derita kanker pada Februari 2017, demikian keterangan sang ibu, Vicky Kuzma. Faksi keluarga tidak tahu bila Ashley Kuzma sempat menulis obituarinya sendiri, sampai beberapa waktu sesudah kematiannya, mereka temukan dokumen di Google drive-nya.

“Saat kami menemukannya, kami berpikir, ‘apa yang perlu kami kerjakan? Ia menulis ini. Kami harus menerbitkan ini,” kata Vicky Kuzma pada situs Good Morning America. “Ini pesan terakhir kalinya untuk kita, bagaimana mungkin kita tidak meneruskannya?”

Tidak hanya obituari ada video Keluarga

Kuzma temukan video yang ia meninggalkan mengenai nyanyian selamat ulang tahun untuk sang ibu, ayahnya John Kuzma serta adik perempuannya, Kristen Kuzma. “Ia tetap teratur serta benar-benar siap,” kata Vicky Kuzma.

Vicky menyebutkan, saat Ashley pertama-tama didiagnosis menderita kanker, serta mulai jalani penyembuhan, ada kalimat spesial yang dikatakan pada ia serta John. “Saya tetap berpikir bila satu orang dalam keluarga ini harus terserang kanker, karenanya semestinya saya. Sebab saya bisa menjadi yang terkuat untuk melawannya,” tutur Vicky, menirukan kalimat Ashley.

Ashley Kuzma dikatakan sebagai seseorang guru yang berpotensi dari satu sekolah menengah di Erie County. Hal tersebut tertuang dalam berita kematiannya. “Di waktu luang, saya nikmati membaca, memeluk kucing-kucing saya, mencicip anggur, santai di kapal ayah saya, melihat film, bermain golf, mendekorasi rumah saya, melihat sepak bola.”

“Saya nikmati indahnya matahari yang tenggelam, dan melihat acara TV seperti Grey’s Anatomy, Will and Grace, serta Friends.” Rincian itu diketemukan di bagian gambaran hoby yang dikerjakan Ashley di luar kegiatan rutin kerjaannya. Di bagian lain, ia menulis, “”Satu hal positif dari kanker yang berulang-ulang ialah jika hal tersebut mengajari saya untuk melepas beberapa hal yang tidak penting.”

“Lalu cuma nikmati hari bersama dengan beberapa orang di seputar saya, serta banyak juga tempat untuk disaksikan.” Saat Ashley Kuzma tahu kankernya kumat, ia lau lakukan perjalanan ke Meksiko, lihat Chichen Itza, satu Kota kuno Maya. “Saya benar-benar mengucapkan terima kasih atas kehidupan yang saya lalui,” tulisnya. “Saya mujur mempunyai keluarga yang penuh kasih, rekan-rekan yang memberi dukungan, pekerjaan yang konstan serta bermakna, serta satu rumah yang memayungi.”

Meminta “pesta kehidupan” Vicky Kuzma akui memperhatikan pergantian pandangan serta langkah hidup Ashley, saat ia didiagnosis menanggung derita kanker. “Saat ia tahu ia menanggung derita kanker, ia mulai melepas beberapa hal, serta mengatakan, ‘ayah, kamu harus enjoy. Kamu tidak dapat biarkan beberapa hal ini membuat kamu kesal’,” kutip Vicky.

Tidak hanya tahu bagaimana jalani hidup, Ashley juga paham bagaimana ia ingin diingat. Faktanya, ia minta keluarganya membuat pesta untuk perayaan kehidupan, sebab Ashley merasakan kisahnya cuma bisa menjadi rasa sedih buat beberapa orang. Ia minta, jadi alternatif bunga, rekan-rekan serta keluarga kirim sumbangan ke dua tubuh amal.

Ada yang fokus pada hewan, Hope Lodge, serta untuk rumah pasien kanker dan pengasuh mereka di Cleveland, Ohio. Untuk penuhi keinginan Ashley, keluarga Kuzma merencanakan mengelar perayaan di hari Minggu (13/10/2019) dalam satu pesta. Dalam acara itu, kata Vicky, baju kedukaan hitam-hitam akan ditanggalkan, bertukar dengan keceriaan, komplet dengan minuman dan makanan.

“Tetapi, ia tetap jadi perencana serta pelaksana pesta yang menolong saya berencana berlibur serta beberapa acara lain. Jadi, saya cukup bingung untuk pesta kesempatan ini,” kata Vicky. “Saya cuma mengharap pesta kelak tidak mengecewakannya,” sambung ia.