Berita Terbaru – Sebagai klub promosi sudah tidak terhitung berapa banyak kejutan yang di buat oleh PSS Sleman. Kemaren kembalo mereka sukses membuat kejutan. PSS Sleman PSS Sleman memperoleh kemenangan di kandang Bhayangkara FC dalam kelanjutan minggu ke-22 Shopee Liga 1 2019. Team promo sukses menang dua gol tanpa ada balas di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/10/2019). Bintang kemenangan PSS kesempatan ini ialah bomber asal Ukraina, Yevhen Bokhasvili. Sang penyerang borong dua gol ke gawang Bhayangkara FC yang yang dikawal Wahyu Tri Nugroho di menit ke-59 serta 90+1.

Ini Tanggapan Bokhasivili Usai Berhasil Jadi Pahlawan Kemenangan PSS Dari Bhayangkara

Gol pertama berlangsung waktu Yevhen manfaatkan bola liar di kotak penalti. Tanpa ada ampun, dia menyikat bola ke tiang jauh gawang Bhayangkara FC yang membuat sang penjaga gawang tidak bisa berbuat banyak. Gol kedua-duanya diciptakan melalui sundulan. Yevhen mengambil bola umpan lambung Wahyu Sukarta dari bagian kanan serangan.

Pemain yang mempunyai tinggi tubuh 186 cm itu tidak dapat sembunyikan kebahagiaannya sesudah kembali jadi pahlawan kemenangan PSS. Dia akui hasil positif PSS karena usaha keras semua pemain dalam jalankan petunjuk pelatih.

“Pasti saya benar-benar suka dengan hasil kemenangan ini hari. Semua pemain tampil mengagumkan untuk mendapatkan point yang penting,” jelas Yevhen Bokhasvili pada Bola.com, selesai laga, Jumat (4/10/2019). “Diluar itu, saya dapat kembali menolong team ke jalan kemenangan. Keinginan saya PSS Sleman bertambah untuk laga-laga seterusnya,” katanya.

Dua gol ke gawang Bhayangkara FC jadi pemberi tanda kembalinya perasaan Yevhen, untuk membobol gawang musuh. Bekas pemain Dnipro serta FC Minsk ini kesusahan cetak gol dalam tujuh minggu paling akhir. Akhir kali, dia cetak gol waktu PSS menantang Persela Lamongan (15/8/2019). Itu juga lewat eksekusi penalti.

Sekarang, Yevhen Bokhasvili sudah mengumpulkan 11 gol dari 21 tampilan bersama dengan PSS Sleman. “Pada akhirnya perasaan cetak gol saya kembali, sesudah beberapa laga tidak dapat cetak gol. Sebab saya ialah seseorang penyerang jadi harus dituntut untuk minimum dapat membobol gawang musuh,” jelas pria yang mempunyai nama akrab Baha itu.