Berita Terbaru – Akhirnnya status WNi Otavio Dutra sudah di resmikan secara sah. Status itu automatis didapatnya sesudah mengucap sumpah atau janji setia pada NKRI di Kanwil Kemenkum serta HAM Jawa Timur, Surabaya, Jumat (27/9/2019). Status ini membuat sang stoper dengan sah dapat bela Tim nasional Indonesia di beberapa arena internasional. Sesudah Dutra melepas paspor Brasil kepunyaannya, akan ada dua anggota keluarganya yang jalani proses naturalisasi. Mereka ialah istri serta anaknya, yakni Tatiane Dutra serta Luana Dutra. Kedua-duanya datang kala Dutra menguncap janji setia.

Pemain Asal Berazil Ini Sudah Sah Menjadi WNI

“Sekarang memang saya dahulu yang telah jadi WNI. Ke depan, istri serta anak saya ingin jadi orang Indonesia. Memang idenya saya harus usai dulu baru mereka,” kata Dutra pada wartawan. Sebetulnya, keluarga Dutra ini datang dari Brasil. Tetapi, mereka sama-sama pindah ke Indonesia karena Otavio Dutra berkarier bersama dengan Persebaya pada 2010. Mulai sejak itu, ketiganya tinggal di Surabaya walau Otavio Dutra pindah ke club lain.

Tatiane akui telah kerasan tinggal di Indonesia hingga lebih pilih jadi WNI. “Nanti butuh proses semua. Yang penting, Otavio dahulu sesudah tuntas ini,” katanya memberi komentar masalah ide itu. Otavio Dutra menyebutkan anaknya, Luana, tidak kalah ketertarikan menjadi WNI. Karena, remaja berumur 14 tahun itu telah tinggal di Indonesia semenjak umur lima tahun pada 2010. Mulai sejak itu, Luana bersekolah di Surabaya.

“Anak saya itu jika bicara bahasa Indonesia lebih lancar. Coba saja bicara sama ia, logatnya Indonesia sekali. Berlainan dari saya yang masih ada campur Portugis. Luana itu lebih Indonesia dari saya malah,” jelas Otavio Dutra sekalian ketawa. Luana juga tidak menyanggah masalah kemauan keluarganya menjadi WNI semua. Ia akan ikuti sang ayah sebab merasakan benar-benar nyaman tinggal di Surabaya.

“Aku suka sekali lihat papah sah jadi WNI, karenanya satu diantara keinginannya sudah lama. Terus jelas, saya suka. Papah ingin masuk tim nasional (Indonesia). Saya ingin jadi WNI, tetapi nantikan dahulu kelak sama mama,” sebut Luana. “Selama ini, semua teman-temanku ya orang Indonesia. Jika pulang ke Brasil, saya justru tidak punyai rekan, paling justru saudara-saudara dari keluarga papah sama mama,” tambah Luana.

“Aku senang tinggal di Surabaya. Keamanan di sini semakin bagus. Brasil sebetulnya pun tidak begitu aman seperti Indonesia. Saya suka juga makanan di sini. Jadi, semua telah berasa nyaman,” katanya. Belum diyakinkan kapan Tatiane serta Luana akan ajukan permintaan menjadi WNI. Yang pasti, saat ini keluarga Dutra sedang berbahagia lihat anggotanya mendapatkan status baru itu.