Berita Terbaru – Uang bulanan yang telat hadir, atau cari pilihan yang praktis serta kurang memperhatikan gizi, kadang jadi fakta anak kos jajan asal-asalan. Hal hal seperti ini memang sudah menjadi umum terjadi oleh beberapa anak anak kos. Walau sebenarnya jajan asal-asalan membuat satu orang rawan pada penyakit. “Anak kos umumnya makanannya bebas. Jika tidak dijaga, mereka rawan terserang penyakit typus serta hepatitis A.” Demikian kata Kepala Sisi Manajemen Kualitas Bio Farma, dr Mahsun Muhammadi pada wartawan di Bandung, Senin (16/9/2019) tempo hari. Typus adalah penyakit yang dikarenakan bakteri salmonella typhii.

Ini Penyebabnnya Anak Kos Itu Rawan Terkena Penyakit Hepatitis A Dan Penyakit Typus

Penyakit ini bisa menyebar lewat mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi kotoran yang memiliki kandungan bakteri salmonella typhii. Sedang, hepatitis A adalah peradangan organ hati yang dikarenakan infeksi virus hepatitis A. Infeksi ini menyebar lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi virus. Mahsun mengutarakan, untuk mencegahnya dua penyakit itu, satu orang harus jaga konsumsi makanan.

Makanlah makanan bergizi imbang, olahraga, serta istirahat cukup. “Makanan bergizi, olahraga, serta tidur cukup membuat badan kebal. Kami mengatakan kebal umum,” papar ia. Kebal umum ini penting jadi landasan kesehatan. Tetapi buat yang ingin mempunyai kebal detil dapat bertambahnya dengan vaksin.

Vaksin, sambung Mahsun, memberi kebal detil pada antigen atau penyakityang jadikan antigen dalam vaksin. Contohnya, bila dalam vaksin itu memiliki kandungan antigen influenza, karena itu badan yang divaksin flubio akan mempunyai kebal detil pada influenza pada tahun berjalan (setahun). Sekarang, di luar imunisasi basic, ada banyak pekerjaan yang rawan pada penyakit tersendiri.

Hal tersebut dapat dihindari dengan pemberian vaksin. Salah satunya, tenaga medis yang kontak dengan darah seperti petugas UGD, laboratorium, pencabut gigi, bidan atau yang menolong persalinan. Merena semestinya memeriksa lagi status imunisasi hepatitis B. Karena, pekerjaan itu beresiko tertular hepatitis B. Karena itu, buat yang sangsi harus revaksinasi. Diantaranya dapat divaksin di imunicare. “Yang harus diingat, waktu akan divaksin, yakinkan badan dalam kondisi sehat,” katanya.