Berita Terbaru – Baru baru ini kita sedang di ramaikan dengan seorang ibu yang mau tidak mau harus memberikan anaknnya sebuah kopi untuk menahan dia agar tidak kejang deman. Tak ayal hal ini pun banyak di bicarakan banyak pihak langsung. Ramainya masalah bayi yang diberi kopi semenjak 6 bulan dikit mengungkap satu mitos yang diakui beberapa orang tua. Tuturnya, memberi dikit kopi pada bayi atau anak dapat menahan step (kejang demam). Namun mitos atau hipotesis yang selama ini di pegang masyarakat itu di bantah secara terang terangan oleh salah seorang Pegiat Kesehatan Anak, dr Wiyarni Pambudi, SpA, Pegiat Kesehatan Anak, dr Wiyarni Pambudi, SpA itu menjelaskan info itu tidak benar (hoaks).

Hoaks Ataukah Fakta Perihal Kopi Bisa Menahan Bayi Dari Demam Kejang

“Hoaks ya. Untuk anak yang punyai efek atau keadaan kejang, dokter akan memberi resep obat anti kejang, bukanlah kopi,” jelas dr Wiyarni pada wartawan, Senin (16/9/2019). Sebelumnya diberitakan seseorang bayi 14 bulan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Hadijah Haura, dikasih minum kopi oleh orang tuanya. Faktanya, orangtua tidak punyai cukup uang untuk memberi konsumsi nutrisi yang pantas. Bukan karena sanga orang tua percaya bahwa mitos itu benar adannya. Jadi tindakannya itu adalah salah satu usahannya untuk mengasuh sang buah hati di bawah keterbatasannya

Menurut dr Wiyarni, mengonsumsi kopi pada bayi seperti yang berlangsung pada Haura ini bisa membahayakan kesehatannya. Zat cafein yang ada di kopi dapat memengaruhi peranan organ tubuhnya, meskipun cuma dikit. “Meskipun cuma sesendok kecil, benar-benar punya pengaruh sebab bayi tambah lebih peka dari pada seorang dewasa. Dampak cafein sendiri di teliti dapat bertahan sampai lebih dari 6 jam,” tuturnya.

Walau pemberian kopi pada bayi atau anak cuma dikit, tetap tidak dibolehkan. dr Wiyarni menyarankan untuk memberi ASI eksklusif, Makanan Pendamping ASI (MPASI), dan selekasnya dibawa ke dokter bila alami tahap atau kejang demam. “Lebih baik untuk anak yang masih dibawah 2 tahun diberi ASI eksklusif serta MPASI. Kopi itu tidak ada faedahnya, yang ada dampak negatif. Jika anaknya tahap atau kejang selekasnya dibawa ke dokter untuk memperoleh obat serta perawatan yang pas,” katanya.