Berita Terbaru – Beberapa astronot yang bekerja di luar angkasa, umumnya ada disana untuk waktu yang lama. Hingga makanan yang mereka bawa harus dengan jumlah yang banyak. Perjalanan astronot di luar angkasa mempunyai riwayat yang panjang. Yuri Gagarin, tertera jadi astronot asal Rusia sekaligus juga manusia pertama yang terbang ke luar angkasa. Dia melingkari planet bumi sepanjang 108 menit, pada tahun 1961.

Penasaran Makanan Apa Saja Yang Bisa Dimakan Para Astronot Di Luar Angkasa

Kemudian tidak lama Neil Armstrong jadi manusia pertama serta astronot asal Amerika yang ada di bulan, pada tahun 1962. Dari sana perubahan tehnologi, jadi pendukung penting kehidupan astronot waktu ada di luar angkasa. Seperti dengan di bumi, menu sarapan yang mereka punyai tidak kalah elegan serta enak lho. Ditambah lagi beberapa astronot ini dapat bawa sampai 200 makanan yang disimpan, jadi bekal persediaan mereka saat ada di luar angkasa. Beberapa ratus makanan ini terhitung menu sarapan seperti tortilla, sereal, sampai telur.

Awalannya beberapa astronot melahap makanan dari tube atau tabung kecil, pilihan rasa makanannya banyak juga. Baru di tahun 1972, beberapa astronot dari Amerika mulai melahap makanan hangat di luar angkasa. Tetapi di masa ini, menu sarapan belum dilihat dengan detil, tetapi cuma makanan keseluruhnya. Waktu itu menu makanan yang seringkali dibawa beberapa astronot ialah tuna kaleng, yang telah lewat proses ‘thermostabilized’ atau proses pembersihan mikroorganisme serta enzim dari makanan itu supaya aman dikonsumsi di luar angkasa.

Tetapi berpuluh-puluh tahun selanjutnya saat tehnologi telah makin berkembang. Beberapa astronot sekarang dapat nikmati menu sarapan yang enak serta hangat, dengan pilihan bermacam. Dari mulai bacon, sampai roti kayu manis yang dibuat seperti cubes atau kotak kecil. Sekarang paling tidak ada 200 pilihan minuman dan makanan, yang dikirim untuk beberapa astronot jadi menu makanan standar mereka sepanjang di luar angkasa. Ini cuma untuk NASA saja. Sesaat untuk astronot dari Rusia, mereka mempunyai 100 pilihan produk makanan.

Menu pilihan untuk sarapan tidak kalah menarik, dari mulai menu sarapan komplet seperti di hotel, seperti ‘continental breakfast’ dari roti sampai telur. Selanjutnya ada beberapa macam sereal yang terbagi dalam enam type pilihan rasa, dari mulai Bran Chex, Cornflakes, Rice Krispies, sampai granola. Menurut NASA sendiri, mereka menyengaja menyiapkan pilihan type sereal ini untuk dikirim ke luar angkasa. Langkah penyajiannya cukup gampang, perlu memberikan tambahan dikit air ke mangkok sereal mereka. Sebab barisan sereal ini telah dikemas dengan susu kering di dalamnya, bertambah gampang waktu diseduh.

Siapa katakan sarapan di luar angkasa tidak dapat gunakan telur? Nyatanya telur masih jadi menu sarapan yang disenangi, sama juga dengan menu sarapan di bumi. Walau harus dikit amburadul, tetapi menurut astronot bernama Garrett Reisman yang kerja di NASA, sarapan dengan telur ini cukup enak. “Kami mempunyai empat type telur kering produk yang berada di sisi menu harian makanan astronot. Jadi mereka dapat sarapan dengan menu telur,” papar satu diantara ilmuwan makanan Vickie Kloeris, yang kerja untuk NASA.

Walau memiliki bentuk telur kering, tetapi rasa-rasanya sama dengan telur orak-arik yang dibikin langsung. Ada pilihan variasi telur yang lain yang tidak kalah enak, seperti telur orak arik ciri khas Meksiko, selanjutnya ada pula telur orak-arik yang diberi bumbu Untuk penuhi protein harian beberapa astronot, menu sarapan mereka berisi pilihan daging kering, seperti sosis kering atau beef patty yang dikirim berbentuk kering. Faksi NASA mempersiapkan produk sosis spesial yang dibikin untuk menu sarapan mereka.

Sebab di luar angkasa tidak bisa bawa roti, beberapa astronot akan menggantinya dengan torillayang terbuat dari tepung. Bahkan juga seseorang astronot asal Kanada, bernama Chris Hadfield akui jika ia seringkali sarapan dengan selai kacang serta madu memakai tortilla. “Umumnya beberapa astronot seringkali membuat taco jadi menu sarapan mereka. Beberapa astronot ini akan ambil tortilla, lalu menyimpan telur kering, serta memtorong sosis atau potongan daging. Kami menyiapkan produk keju, diantaranya selai keju jadi olesan makanan,” jelas Kloeris.