Berita Terbaru – Mark Schwarzer akui dia tidak pernah dengar nama N’Golo Kante sebelum gelandang itu gabung Leicester City pada tahun 2015 yang lalu. Waktu itu Kante dibeli dari club Caen. Schwarzer hadir saat yang bertepatan dengan gelandang pengangkut air itu. Diakhir musim, Leicester dapat mengagetkan publik sepak bola Inggris. Karena mereka dapat jadi juara Premier League.

Kisah Kante Dari Kaca Mata Schwarzer

Kante jadi satu diantara pemain yang berikan andil besar di Leicester kala itu. Dia selanjutnya membuat Chelsea terpesona serta pada akhirnya hengkang ke Stamford Bridge. Kante sukses bawa Chelsea jadi juara Premier League. Dia meningkatkan daftar keberhasilannya dengan bawa Tim nasional Prancis jadi juara Piala Dunia 2018. Selama ini, Kante telah memenangkan dua trofi Premier League, satu FA Cup, serta Liga Europa, plus Piala Dunia. Jadi susah diakui jika lima tahun waktu lalu dia masih bermain di divisi dua liga Prancis.

Waktu dia pertama hadir ke Premier League, Schwarzer akui dia betul-betul asing dengan Kante. Namun sesudah memandangnya berlatih, dia baru mengerti sehebat apa pemain yang punyai karakter pemalu itu. “Saya tidak pernah dengar mengenai dianya saat kami mengambilnya. Kami memandangnya berlatih serta berpikir ‘wow, dia punyai suatu.’ Selanjutnya itu berkembang serta berkembang,” kenangnya pada Goal. “Dia benar-benar pemalu. Di lapangan sepakbola dia dikit lebih berlainan tapi dia masih individu yang benar-benar pemalu. Itu banyak hubungan dengan kendala bahasa,” serunya.

“Semenjak belajar bahasa Inggris, dia sudah dikit beralih dari dirinya tapi dia masih rendah hati. Apa yang Anda lihat di lapangan sepakbola di hari laga ialah sama dengan pada saat latihan,” tegas Schwarzer. Kante diketahui jadi gelandang pengangkut air yang benar-benar enerjetik. Dia dapat telusur setiap jengkal lapangan secara cepat serta tidak mengenal capek. Schwarzer akui takjub dengan semangat kerja serta kemampuan fisiknya. Dia juga mengacung jempolanya padanya.

“Waktu dia bermain, anda ketahui. ‘Wow, dia luar biasa’. Lalu anda berpikir ‘berapa lama dia dapat bertahan?’ Serta dia terus serta terus lari,” katanya. “Etos kerjanya tidak dapat diakui serta dia mengerjakannya dengan gampang. Saat anda lihat mukanya, dia tidak kelihatan capek. Dia tetap tersenyum serta itu senyum yang asli,” serunya. N’Golo Kante mangkir di dua pertndingan paling akhir Chelsea sebab dia alami luka sendi. Akhirnya dia juga tidak dapat turut gabung dengan tim nasional Prancis.