Berita Terbaru – Diet vegan memang menjadi salah satu diet yang ampuh untuk membuat tubuh kita menjadi lebih sehat. Diet ini juga terkenal sangat manjur di lakukan bagi kawan kawan yang sedang ingin mendapatkan tubuh ideal yang awalnnya memiliki tubuh yang mungkin terlalu besar atau gendut. Sudah banyak orang yang membuktikan kehebatan diet vegan ini. Namun di balik kepopulerannya yang sangat buming hari hari ini. Ada beberapa orang yang juga membuat sebuah tulisan yang menggap bahwa diet ini bisa berikan resiko yang sangat tinggi untuk badan.

Ini Lah Sanggahan Dari Perkumpulan Pelaku Diet Vegan Perihal Tulisan Tidak Baik Tentang Diet Vegan

Dalam satu artikel, dokter gizi klinis dr Diana F Suganda, SpGK menjelaskan jika trend diet vegan punyai beberapa efek. Sang dokter menjelaskan secara ilmiah dalam artikel itu bahwa apa apa saja yang bisa kita dapat akibat melakukan diet vegan itu. Namun apa yang di lakukan dokter itu mendapatkan penolakan dari para pelaku diet vegan. Berkaitan hal tersebut, Indonesia Vegetarian Society (IVS) mengemukakan sanggahan.

“Ada banyak pernyataan dari narasumber (dr Diana F Suganda) yang menurut kami, benar-benar tendensius, tidak berdasarkan pada bukti ilmiah,” catat Karim Taslim dari IVS, dalam suratnya pada Wartawan, Sabtu (31/8/2019).

Beberapa point sebagai keberatan komune vegan ialah seperti berikut:

Yang pertama adalah Sumber protein. Dalam artikel itu, dr Diana menyentuh masalah konsumsi kedelai jadi sumber protein. Cuplikan ini menunjukkan seakan-akan sumber protein pada diet vegan cuma datang dari kedelai. Walau sebenarnya sumber protein nabati, menurut Karim banyak sekali serta variannya benar-benar bermacam seperti gandum, kacang hijau, buncis, dan lain-lain. Di Dasar Gizi Imbang oleh Kemenkes tahun 2014 disebut jika protein hewani serta nabati memiliki posisi sama dengan serta bisa sama-sama mensubstitusi.

Yang kedua adalah Sumber Vitamin B12. Opini lain yang disanggah ialah jika vitamin B12 cuma ada pada pangan hewani. Menurut Karim, tempe adalah pangan yang kaya vitamin B12. Sari kedelai bikinan pabrik banyak juga yang memiliki kandungan B12.

Yang ketiga adalah Efek malnutrisi serta anemia. Dalam satu diantara cuplikan, dr Diana menyebutkan diet vegan beresiko malnutrisi serta anemia defisiensi besi. Menurut Karim, pengakuan itu tidak didasari jurnal atau riset ilmiah serta cuma berdasar subjektivitas. Kenyataannya, banyak golongan vegan yang tidak alami efek itu