Berita Terbaru – Hong Kong sedang dirundung demonstrasi besar. Semenjak Juni, beberapa ribu orang bergabung untuk tunjukkan protes mereka pada Pemimpin Eksekutif Carrie Lam. Demo yang dimulai sebab penerapan RUU Ekstradisi itu berkembang jadi suatu panas serta membuat situasi kota jadi tidak aman. Sekian waktu ini juga Carrie Lam jadi target pendemonstrasi bahkan juga beberapa wartawan. Waktu berjumpa media ini hari, Carrie bahkan juga kelihatan meredam tangis yang diduga sebab banyak tekanan. Inilah lima hal tentang petinggi Pemimpin Eksekutif Carrie Lam.

Mengenal Lebih Dekat Siapa Sebenarnnya Carrie Lam

Yang Pertama adalah Terjebak Beberapa Pro-kontra. Demonstrasi Hong Kong yang sudah masuk minggu ke-11 mulai tuntut Carrie Lam untuk mundur dari jabatan serta masyarakat Hong Kong membuat penentuan lagi untuk tempat Pemimpin Eksekutif. Ini juga bukan kali pertamanya buat Carrie terjebak pro-kontra. Di 2014, dia jadi pembicaraan saat diangkat jadi ketua Unit Peningkatan Konstitusi. Saat itu, Carrie didakwa membuat ketetapan tanpa ada debat jujur serta terbuka. Karenanya, beberapa orang lakukan demonstrasi sampai Carrie tampil di tv untuk berdebat dengan mahasiswa tentang permasalahan itu. Dia sempat juga menjadi perhatian sebab permasalahan minimnya transparansi berkaitan project Palace Museum. Dikutip Heavy, dia didakwa pilih arsitek Rocco Yim Sen-kee dengan tertutup serta tidak memperhitungkan pendapat publik sebelum memberikan ketetapan atau memverifikasi project itu.

Yang Kedua adalah Tumbuh di Keluarga Miskin. Sukses naik jadi Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam diberitakan tumbuh di keluarga yang tidak ada. Dia ialah anak ke-empat dari lima bersaudara yang tumbuh di gedung petak ramai masyarakat. Disebutkan bila latar belakangnya yang simpel membuat wanita 62 tahun itu dekat sama warga. Awalnya, dia memang jadi satu diantara politikus paling disenangi rakyat Hong Kong.

Yang Ketiga adalah Menikah dengan Pakar Matematika China. Carrie Lam berjumpa dengan suaminya Lam Siu-por saat kuliah di Cambridge University. Kedua-duanya juga punyai pisahlah cinta yang lumayan menarik. Mereka jatuh hati saat Carrie alami patah kaki sesudah kecelakaan sepeda. Lam juga selanjutnya seringkali mengunjunginya di rumah sakit serta mulai berkembang perasaan antara mereka. Carrie serta suaminya punyai dua putra. Suami Carrie sendiri mempunyai kewarganegaraan Inggris serta tinggal disana sedang istrinya di Hong Kong. Punyai jalinan jarak jauh, Carrie akui seringkali kangen suami. “Saya telah bicara pada suamiku serta meminta untuk kembali serta bersamaku seringkali. Tetapi ia senang tinggal di Inggris serta lakukan apa yang ia senang kerjakan,” katanya.

Yang Keempat adalah Seringkali Menolong Orang. Sebelum jadi Pemimpin Eksekutif, Carrie Lam diketahui dekat sama rakyat bahkan juga semenjak muda. Saat kuliah di Hong Kong University, dia telah jadi aktivis yang seringkali bela kebutuhan rakyat. Saat epidemik SARS di 2003, ia masuk dengan tiga pekerja pemerintahan lain untuk kumpulkan uang serta memberinya pada beberapa anak yang kehilangan orang-tua sebab wabah itu. Dia juga diadukan sudah pernah menolong mengendalikan acara paralimpiade serta kebudayaan.

Yang Terakhir adalah Bukan Pendukung Pernikahan Sesama Jenis. Sebelum demonstrasi tentang RUU Ekstradisi, beberapa masyarakat Hong Kong sempat juga demonstrasi serta tuntut akreditasi pernikahan sama-sama type. Tetapi ini belum di setujui, satu diantara faktanya diberitakan sebab Carrie Lam tidak memberikan suport. Carrie didapati jadi penganut Katolik serta lihat permasalahan ini jadi rumor polemis yang belum dapat diterima.