Berita Terbaru – Tiap negara punyai ketentuan tata atur negara, terhitung yang terkait dengan makanan. Seperti lima negara yang punyai ketentuan minum dan makan yang aneh. dJika ada di Singapura, jauhi mengonsumsi permen karet dalam MRT. Sesaat bila bertandang ke Dubai waktu bulan ramadhan, jauhi makan atau minum dalam tempat umum. Ada pula larangan memakai saus tomat yang dikeluarkan di Prancis. Berikut adalah beberapa negara yang memiliki aturan Makan yang sangat aneh

Negera Berikut Ini Memilki Peraturan makan Yang sangat Aneh Sekali

Yang Pertama adalah Prancis. Pada tahun 2011 lalu, Prancis keluarkan ketentuan yang melarang pengunaan saus tomat di sekolah. Menurut pemerintah, saus tomat ini dapat membahayakan sebab bisa hilangkan cita rasa makanan Prancis. “Kita harus pastikan jika beberapa anak familiar dengan resep makanan Prancis, yang nanti akan diwariskan ke generasi selanjutny,” papar Christophe Hebert, sebagai ketua dari National Association of Directors of Collective Restaurants.

Yang Kedua adalah Dubai. Larangan makanan seterusnya dikeluarkan oleh negara Dubai pada tahun 2011. Ketentuan ini melarang wisatawan serta pekerja asing untuk minum dan makan dalam tempat umum, sepanjang bulan ramadhan. Ini diaplikasikan untuk sesuaikan etika yang berlaku di Dubai. Diluar itu, bila satu orang tertangkap konsumsi makanan atau minuman, sampai merokok di jam puasa. Karena itu orang itu dapat dipakai hukuman penjara serta denda.

Yang Ketiga adalah Denmark Nah, jika di Denmark, ketentuan makannya dikit unik serta benar-benar memprioritaskan beberapa orang disana. Menurut kebijaksanaan pemerintah Denmark, tamu atau pengunjung restoran tidak diharuskan membayar makanan mereka, terkecuali mereka merasakan betul-betul kenyang. Diluar itu mereka tidak butuh membayar makanan di restoran, bila mereka merasakan kurang senang dengan makanan yang diberikan oleh restoran itu.

Yang Keempat adalah Bolivia. Bertandang ke La Paz di Bolivia, ada larangan makanan yang unik sekaligus juga memunculkan pro serta kontra, khususnya untuk kaum hawa. Disana, wanita yang telah menikah dilarang konsumsi wine lebih dari segelas. Faktanya sebab bila wanita konsumsi bergelas-gelas wine, di kuatirkan mereka akan mabuk serta mulai merayu beberapa pria. Tentu saja ketentuan ini dinilai keras, sebab kebijaksanaan ini tidak berlaku untuk pria yang telah menikah.